Senin, 29 Maret 2010

spontaneous idealist [versus] individualistic doer

Tipe Idealis Spontan

adalah orang-orang kreatif, periang, dan berpikiran terbuka. Mereka penuh humor dan menularkan semangat menikmati hidup. Antusiasme dan semangat mereka yang menyala-nyala menginspirasi orang lain dan menghanyutkan mereka. Mereka menikmati kebersamaan dengan orang lain dan sering memiliki intuisi yang jitu mengenai motivasi dan potensi orang lain. Tipe Idealis Spontan adalah pakar komunikasi dan penghibur berbakat yang sangat menyenangkan. Keriaan dan keragaman dijamin saat ada mereka. Namun demikian, kadang-kadang mereka terlalu impulsif saat berhubungan dengan orang lain dan dapat menyakiti orang tanpa bermaksud demikian, karena sifat mereka yang blak-blakan dan terkadang kritis.

Tipe kepribadian ini adalah pengamat yang tajam dan awas; mereka tidak akan ketinggalan satu kejadian pun di sekitar mereka. Dalam kasus ekstrem, mereka cenderung terlalu sensitif serta waspada berlebihan dan dalam hati siap melompat. Kehidupan bagi mereka adalah drama yang menggairahkan penuh keragaman emosi. Namun demikian, mereka cepat menjadi bosan ketika hal-hal terjadi berulang dan dibutuhkan terlalu banyak detail serta ketelitian. Kreativitas, daya khayal, dan orisinalitas mereka paling mudah dikenali ketika mengembangkan proyek atau ide baru – kemudian mereka menyerahkan seluruh pelaksanaan rincinya kepada orang lain. Secara singkat, tipe Idealis Spontan sangat bangga akan kemandiriannya, baik di dalam diri maupun yang tampak dari luar, dan tidak suka menerima peran bawahan. Oleh karena itu mereka memiliki masalah dengan hirarki dan otoritas.

Jika Anda memiliki tipe Idealis Spontan sebagai teman, Anda tidak akan pernah bosan; bersama mereka, Anda dapat menikmati kehidupan sebaik-baiknya dan merayakannya dengan pesta-pesta terbaik. Di saat bersamaan, mereka hangat, peka, penuh perhatian, dan selalu bersedia membantu. Jika seorang Idealis Spontan baru jatuh cinta, langit dipenuhi biola dan pasangan mereka akan dihujani perhatian dan kasih sayang. Tipe ini kemudian berlimpah dengan pesona, kelembutan, dan imajinasi. Namun, sayangnya, begitu kebaruan itu luntur dengan cepat akan membosankan bagi mereka. Kehidupan berpasangan sehari-hari yang membosankan tidak cocok untuk mereka sehingga banyak tipe Idealis Spontan keluar-masuk percintaan sesaat. Namun demikian, jika pasangannya bisa membuat rasa ingin tahu mereka tetap hidup dan tidak membiarkan rutinitas dan keakraban melanda, tipe Idealis Spontan dalam menjadi pasangan yang menginspirasi dan penuh kasih sayang.

Sifat-sifat yang menggambarkan tipe ini: spontan, antusias, idealis, ekstrovert, teoritis, emosional, santai, ramah, optimis, memesona, suka membantu, mandiri, individualis, kreatif, dinamis, periang, humoris, penuh semangat hidup, imajinatif, mudah berubah, mudah menyesuaikan diri, setia, peka, menginspirasi, mudah bergaul, komunikatif, sulit ditebak, ingin tahu, terbuka, mudah tersinggung.

sementara itu...

Tipe Pelaku Individualistis

adalah orang-orang yang yakin akan diri sendiri dan sangat mandiri. Mereka orang-orang yang pendiam dan realistis, sangat rasional, dan sangat tegas. Mereka memelihara individualisme mereka dan senang menerapkan kemampuan mereka pada tugas-tugas baru. Namun mereka juga adalah orang-orang yang sangat spontan dan impulsif yang suka mengikuti inspirasi sekonyong-konyong mereka. Tipe Pelaku Individualistis adalah para pemerhati yang baik dan tajam yang menyerap segala sesuatu yang terjadi di sekitar mereka. Namun demikian, mereka tidak terlalu peka dalam hubungan antar manusia dan terkejut ketika sesekali membuat orang tersinggung dengan sikap blak-blakan dan lugas mereka. Mereka tidak terlalu menyukai kewajiban; namun jika Anda memberi mereka ruang, mereka adalah orang-orang yang sesungguhnya tidak rumit, mudah bergaul, dan periang.

Tipe Pelaku Individualistis menyukai tantangan – aksi dan hal-hal yang dianggap aneh adalah bagian dari kehidupan mereka. Mereka suka mencobai nasib dan banyak orang tipe ini memiliki hobi berisiko seperti skydiving atau bungee jumping. Ini juga berlaku pada kehidupan sehari-hari mereka. Tipe Pelaku Individualistis mampu mengatasi situasi-situasi kritis; mereka dapat menangkap situasi, membuat keputusan, dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dengan sangat cepat. Hirarki dan otoritas tidak terlalu membuat mereka terkesan; jika seorang atasan tidak kompeten, mereka tidak akan terlalu menghormatinya. Tipe Pelaku Individualistis suka menerima tanggung jawab. Mereka memiliki kepekaan terhadap realitas yang menonjol dan selalu menemukan solusi yang paling tepat dan praktis untuk sebuah masalah. Mereka melerai konflik secara terbuka dan langsung; di sini, kadang-kadang mereka tidak terlalu peka namun mereka sendiri juga dapat menerima kritik dengan sangat baik.

Sebagai teman, tipe Pelaku Individualistis setia dan penuh pengabdian; mereka hanya memiliki beberapa hubungan pertemanan namun banyak di antaranya berlanjut seumur hidup. Orang senang berbicara dengan mereka karena sikap optimis mereka dalam memandang kehidupan dan kemampuan mereka untuk mendengarkan. Namun demikian, mereka lebih suka membicarakan minat dan hobi yang sama ketimbang isu-isu teoritis atau filosofis – hal-hal itu tidak cukup nyata bagi mereka. Mereka membutuhkan banyak kebebasan dan waktu bagi diri sendiri dalam hubungan asmara namun, pada saat bersamaan, mereka juga sangat toleran terhadap pasangan mereka. Sangat jarang tipe Pelaku Individualistis jatuh cinta hingga mabuk kepayang. Mereka terlalu rasional. Mereka lebih suka memilih pasangan berdasarkan kesamaan minat dan kegemaran yang ingin mereka bagi bersama pasangan tersebut. Tipe Pelaku Individualistis tidak terlalu menyukai emosi yang meletup-letup. Mereka lebih suka membuktikan cinta mereka dengan tindakan dan mengharapkan hal yang sama dari pasangan mereka. Barangsiapa berharap mengikat diri dengan seorang Pelaku Individualistis membutuhkan banyak kesabaran. Butuh beberapa saat sebelum tipe kepribadian ini bersedia terlibat dengan orang lain.

Sifat-sifat yang menggambarkan tipe ini: introvert, praktis, logis, spontan, suka berpetualang, memiliki tekad, mandiri, berani, setia, analitis, realistis, optimis, tertarik, tidak banyak bicara, ingin tahu, hati-hati, individualis, menyukai aksi, menyukai hal-hal baru, tenang, rasional, pendiam, trampil, percaya diri, komunikatif, rendah hati.

jadi?? :D

::pinky, bangga gitu jadi individualis-

Minggu, 28 Maret 2010

Rabu, 24 Maret 2010

rumahkami


tidak besar, namun lapang.

kami sudah sepakat, tidak akan ada televisi di dalamnya. dia rela kehilangan kesempatan mengikuti sinetron favoritnya: cinta fitri.

pemandangannya indah, menyejukkan mata. bukit kapur di kejauhan, menara mesjid mengintip dari rimbunnya pepohonan.

greatest view *lebay


rumahkami akan jadi madrasah. rumahkami akan jadi tempat kembali. rumahkami memberikan ketenangan hati.


it's more than a house, it's gonna be our home...


::brain::



PS. akadnya kapan yah? *rumah, bukan nikah*

Selasa, 23 Maret 2010

hujan kemarin sore

kemarin hujan turun deras. sangat deras. disertai angin, sampai-sampai motor yang dikemudikan si brain sempat oleng *itu juga kata yang nyetir sih, yang dibonceng mah gak kliatan apa-apa*

dan saya pun akhirnya tak bisa menghindarkan diri dari siraman air hujan. basah kuyup. di depan komplek perumdos kami berhenti sejenak karena air terlalu tinggi untuk dilewati. hujan sore itu benar-benar menggila. dan saya pun mulai menggigil kedinginan.

hingga akhirnya kami tiba di rumah seorang sahabat. mengantar bakso pesanan, dilanjutkan dengan obrolan santai berteman kopi hangat. berkali-kali kami tertawa bersama. perlahan rasa hangat menyelusup, tidak hanya ke dalam tubuh, tapi juga ke dalam hati. sesaat saya bisa melupakan 'siksaan' hujan yang saya alami beberapa saat sebelumnya.

pulang ke rumah, saya dan brain janjian makan soto ba'da sholat maghrib. agak tak sabar menanti adzan karena terbayang nikmat dan hangatnya kuah soto.

sambil menunggu adzan, saya menyempatkan diri membaca kembali sekaligus menghapus beberapa pesan dari kotak masuk ponsel *kapasitas kotak masuk saya tidak seheboh punya si brain yang bisa menampung ribuan pesan, mau gak mau saya mesti rajin menghapus pesan-pesan yang sudah terbaca*. tiba-tiba satu pesan menyita perhatian saya, bahkan hingga tiba waktu sholat, perasaan saya makin campuraduk gara-gara pesan itu. tergetar, saya beranikan diri untuk mem-foward pesan tersebut ke lima teman. ya, hanya lima. setelah itu saya beranjak mendirikan sholat.

di penghujung sholat saya tergugu, sehebat apapun hujan yang terjadi hari ini ternyata masih belum apa-apa. pesan itu mengingatkan saya, bahwa nun di belahan bumi sana ada yang lebih menderita daripada saya. tak hanya hujan air yang mereka alami, tapi hujan mesiu. dan bagaimanakah mereka berlindung dari hujan yang demikian itu? sesaat setelah hujan, saya bisa tertawa lepas dan bergembira bersama orang-orang yang saya sayangi, tapi mereka? bagaimana mereka bisa tertawa sedangkan orang-orang yang mereka cintai justru terbaring kaku bersimbah darah sesaat setelah hujan mesiu mereda? sesaat setelah hujan lebat kemarin sore, saya masih bisa menikmati makan malam saya yang hangat dan lezat, sedang mereka? apa yang mereka makan? cukupkah kualitas dan kuantitasnya? bisakah mereka menikmati santapan mereka dengan damai?

tiba-tiba saja saya merasa diserbu jutaan rasa bersalah. saya melupakan mereka. munasharah kemarin saya lewatkan, belum ada sekelumit pun yang saya infakkan untuk mereka sampai detik ini, pun belum ada doa yang khusus saya panjatkan untuk mereka. dan saya tak kuasa menahan sesal. Rabb, ampuni saya...

di tengah teriknya lapangan monas
Ya Allah, sebagaimana Engkau pernah menghantar burung-burung ababil menghancurkan tentara bergajah musyrikin, maka kami memohon kepada-Mu ya Allah, turunkanlah bantuan-Mu pada orang-orang Islam di Palestina, hancurkanlah rezim zionis sedahsyat-dahsyatnya...Aamiin...

sepotong doa singkat di atas *disampaikan via sms oleh salah seorang senior saya di bumi nanggroe sana* sudah saya teruskan ke beberapa kawan. saya berharap pesan itu akan diteruskan lagi ke banyak orang, hingga semakin banyak pula orang yang berdoa untuk muslimin Palestina.

saya bahkan tak berani berharap doa singkat saya akan menjelma menjadi batu-batu yang menghancurkan para zionis. namun saya bertekad, mulai hari ini saya mencoba sekuat tenaga untuk menyelipkan doa bagi muslimin Palestina dalam doa-doa harian saya. semoga Allah berkenan mendengarnya, atau paling tidak, Ia berkenan menurunkan hujan deras lagi untuk sekedar mengingatkan saya...

::pinky::

PS. tadinya mau aplod di multiply juga, tapi keburu males ngeditnya..

Senin, 22 Maret 2010

[the precious]

[caption id="attachment_60" align="alignnone" width="225" caption="the precious "]mariana 'ina' sumarna[/caption]

hari ini kita gak sempat chatting, tapi saya berharap semoga ia baik-baik saja, bahagia, dan bisa tidur nyenyak di sela jam kerjanya yang abnormal ituh...

can't wait to see her tomorrow...and give her one tight hug *mudah-mudahan dia gak kabur, hehe...*

::pinky::

PS. hei, brain. tema blog-nya diganti yah, biar rada cerah gituh. bagus gak? :D